Polemik Pilkades Kecamatan Sindangresmi ? Kadis DPMPD Sarankan Tempuh Jalur Hukum Melalui PTUN

Polemik Pilkades Kecamatan Sindangresmi ? Kadis DPMPD Sarankan Tempuh Jalur Hukum Melalui PTUN
foto ilustrasi

PANDEGLANG, BANTEN, - Polemik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Sindangresmi diduga akibat ketidak puasan Bakal Calon menerima hasil fit and proper test panitia. Demikian disampaikan Camat Sindangresmi Kabupaten Pandeglang, H Rudiyanto kepada awak media Jurnalis Nasional Indonesia (JNI), Sabtu (02/07/2021).

Camat menjelaskan, nilai uji kompetensi para bakal Calon merupakan hasil kesepakatan Panitia Pilkades Kecamatan dan Panitia Pilkades Kabupaten yang turut serta dan terlibat dalam penilaian test bakal calon kades.

"Kan test itu yang menilai tidak hanya panitia kecamatan saja akan tetapi melibatkan panitia kabupaten, " terang Camat 

Hal tersebut dibenarkan Acep Jumhani selaku Ketua Panitia Pilkades Kecamatan Sindangresmi. Menurut dia, pihaknya telah melakukan tugas sesuai Peraturan Bupati (Perbup). 

"Untuk nilai testing itu ada dua yang menilai. Pertama tes tertulis yang menilai panitia kabupaten dan untuk tes lisan dinilai oleh panitia kecamatan, " ujar Acep

Sementara pernyataan panitia kecamatan berbeda dengan pernyataan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan.

Seperti yang disampaikannya dalam pemberitaan disalah satu media online, Doni mengatakan bahwa pihaknya menerima hasil lolos atau tidak lolosnya bakal calon menjadi calon, itu sudah berdasarkan keputusan dari panitia kecamatan.

"Lolos tidak lolosnya bakal calon kades itu mutlak hasil keputusan panitia kecamatan. Dalam peraturan Bupati (Perbup) di sebutkan, bahwa itu hak dan kewenangan panitia kecamatan. Dan itu nanti akan di plenokan di tingkat BPD dan dilaporkan kembali kepada kecamatan siapa yang lolos dan tidak lolos, "  jawabnya

Namun kata Doni, jika ada bakal calon yang gugur karena hasil tes dan merasa tidak puas. bakal calon yang bersangkutan bisa menempuh jalur hukum melalui PTUN.

"Karena jika pun ada bakal calon yang mengadu ke pihak kami. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu mutlak keputusan dari kecamatan. Dan kami tidak bisa intervensi atau siapa pun tidak dapat mengintervensi hasil keputusan tersebut, kecuali pengadilan, " cetusnya

Karena tambah Doni, apapun keputusan panitia tersebut dapat digugurkan hanya melalui keputusan pengadilan. 

"Sekali lagi saya tegaskan Siapapun ya termasuk Bupati tidak dapat mengintervensi terhadap keputusan panitia. Karena hasil nilai itu, hanya panitia yang tahu, " pungkasnya (Red)

pandeglang
Andang Suherman

Andang Suherman

Previous Article

Antusias Warga Majasari Ikuti Vaksinasi...

Next Article

Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur Diduga...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 259

Postingan Tahun ini: 854

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 201

Postingan Tahun ini: 2119

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 192

Postingan Tahun ini: 2086

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 137

Postingan Tahun ini: 361

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Satreskrim Polresta Tangerang Bekuk Pelaku Curanmor, 4 Sepeda Motor Diamankan
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku dan Penadah Curanmor
Curi Motor, Pria 30 Tahun Ditangkap Satreskrim Polresta Tangerang
Pemkot Tangerang Seleksi Tahapan SKD Bagi CASN 
Pemkot Tangerang Berikan Uang Saku Pada Atlet Kota Tangerang yang Berlaga di PON XX Papua